Melayani dengan (C'TAAR) : Cepat , Transparan,Akurat,Aksesnya mudah dan Relevan,
Program Inovasi
RENCANA INOVASI
AKSI INOVASI


Diagnosis komprehensif berdasarkan Laporan Penilaian Mandiri Implementasi PUG menunjukkan bahwa meskipun terdapat komitmen pimpinan dan kerangka regulasi awal, implementasi PUG cenderung bersifat administratif dan belum mencapai dampak transformatif yang diharapkan. Kelemahan sistemik teridentifikasi pada aspek kelembagaan yang formalitas, kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas, krisis data terpilah di tingkat lokal, serta integrasi PUG yang belum mendalam dalam seluruh siklus pembangunan. Kelemahan ini secara kolektif menciptakan siklus kegagalan sistemik yang tercermin pada capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kabupaten Bengkayang yang masih berada di bawah rata-rata provinsi.
Sebagai respons, tim Pokja PUG Kabupaten Bengkayang mengusulkan pergeseran paradigma dari "PUG sebagai beban administratif" menjadi "PUG sebagai strategi pembangunan cerdas". Peta jalan yang direkomendasikan berpusat pada enam inovasi utama bertujuan membangun ekosistem PUG yang tangguh, mencakup: (1) Revitalisasi Kelompok Kerja (Pokja) PUG menjadi platform kolaborasi partisipatif, (2) Pembentukan Akademi PUG Digital Bengkayang untuk institusionalisasi peningkatan kapasitas ASN, dan (3) Penguatan kemitraan strategis dengan perguruan tinggi untuk validasi dan sertifikasi keahlian.
(4) Pengembangan Sistem Informasi Desa Presisi Gender (SID-PG) untuk mengakhiri krisis data, (5) Peluncuran Inkubator Wirausaha Perempuan "Bengkayang Hebat" untuk kemandirian ekonomi, dan (6) Pembentukan Unit Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (URC-PPA) untuk layanan proaktif dan terintegrasi.
